Telaah Wacana Parpol Modali Biaya Politik Caleg - Jurnal Terkini - Analisa Fakta-Data Terkini
Jurnal Terkini :
Home » » Telaah Wacana Parpol Modali Biaya Politik Caleg

Telaah Wacana Parpol Modali Biaya Politik Caleg

Written By Unknown on Monday, June 11, 2012 | 3:22 AM

ADA informasi menarik yang disajikan Harian "Haluan Kepri", sebuah koran lokal Provinsi Kepulauan Riau edisi Minggu (10/6) dengan judul Partai Nasdem Modali Calegnya Rp5 hingga Rp10 miliar.

Sebuah wacana menarik yang perlu ditelaah mengingat biaya politik para calon legislatif di Indonesia selama ini harus mengeluarkan biaya sendiri yang berdampak munculnya wakil-wakil rakyat yang berperilaku korupsi, bertingkah seperti pengusaha yang berusaha untuk mengembalikan modal usahanya.

Adalah Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Patrice Rio Capella dalam pernyataannya mengatakan upaya partai politik itu memodali calegnya untuk mewujudkan kinerja legislatif yang benar-benar memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta memiliki kontrak politik yang mengikat dengan partai politik yang mengusungnya.

Para calon legislatif tidak usah repot-repot memikirkan biaya, apalagi sampai stress gara-gara keluar uang banyak, jual rumah atau tanah namun ternyata tidak terpilih sebagai anggota DPR atau DPRD dalam Pemilu.

Lain lagi dengan caleg yang terpilih atas biaya sendiri, biasanya mereka berusaha keras untuk mengembalikan biaya politik itu pada dua tahun pertama menjabat anggota dewan, sedangkan dua tahun terakhir sibuk pula mengumpulkan dana untuk biaya kampanye Pemilu berikutnya. Praktis, wakil rakyat itu hanya satu tahun benar-benar memikirkan dan memperjuangkan aspirasinya.

Wacana ini menarik dikemukakan untuk ditelaah agar citra wakil rakyat tidak jelek di mata masyarakat yang selama ini disuguhkan dengan berbagai kasus suap para legislator, sebut saja kasus Proyek Wisma SEA Games Palembang, Proyek Hambalang dan proyek-proyek lainnya.

Sejumlah politisi pun seperti Muhammad Nazaruddin, Angelina Sondakh dan lainnya terpaksa berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Persoalannya, mampukah partai politik mengeluarkan biaya untuk memodali calegnya? Karena akan muncul modus korupsi baru melalui mesin politik parpol karena parpol tersebut tidak punya uang. Apa mungkin partai politik menggeluti bisnis untuk biaya calegnya?

Partai Nasdem mungkin punya banyak uang karena Surya Paloh yang diwacanakan maju sebagai calon presiden dalam Pemilu 2014 punya banyak uang karena dikenal sebagai pengusaha media yang kaya-raya.

Plus minus parpol memodali calegnya memang harus didiskusikan sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan politik jujur dan bersih, karena sudah bukan rahasia lagi praktik politik uang sudah menjadi kebiasaan para caleg saat kampanye.

Apa pendapat anda terkait wacana ini?
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

http://picasion.com/i/1UKkh/
 
Support : Copyright © 2011. Jurnal Terkini - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya